Singapura Siapkan Sistem Pengecekan Imigrasi Tanpa Paspor pada 2024

0
57
Taman Merlion by Jisun Han

Singapura tengah bersiap untuk meluncurkan sistem pengecekan imigrasi inovatif yang tidak memerlukan penggunaan paspor tradisional. Rencana ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2024 mendatang dan akan memberikan kemudahan bagi penduduk dan pengunjung yang ingin meninggalkan Singapura.

Dalam usaha memodernisasi sistem imigrasi, Singapura akan memperkenalkan pengecekan imigrasi melalui QR Code atau kode QR di pos pemeriksaan darat, terutama untuk mereka yang bepergian dengan mobil. Konsep ini dikenal sebagai “sistem kontrol perbatasan otomatis tanpa kontak” yang akan meningkatkan efisiensi perjalanan.

Otoritas imigrasi dan pos pemeriksaan Singapura telah mengumumkan rencana penggantian penghitung manual di seluruh ruang penumpang di pos pemeriksaan dengan sekitar 800 jalur otomatis menggunakan teknologi IBC (Immigration and Checkpoints Authority) pada Kuartal pertama 2024.

Jalur otomatis ini akan memanfaatkan biometrik untuk proses izin, sebagai bagian dari konsep izin baru yang disebut sebagai Icha, yang diumumkan pada tahun 2019.

Tujuan utama dari transformasi ini adalah untuk memberikan proses izin imigrasi dan Bea Cukai yang lebih cepat dan aman bagi semua pengunjung. Sistem ini telah diuji coba sebelumnya di Tuas Checkpoint dan Terminal 4 Bandara Changi pada tahun 2019.

Selain itu, Icha telah berhasil menguji coba “Automated Passenger In-Care System” pada tahun 2022, yang berhasil digunakan oleh sekitar 94% pelancong tanpa bantuan petugas.

Selanjutnya, Technology Agency akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi sistem sebelum peluncurannya secara bertahap di pos pemeriksaan darat. Proses transformasi ini akan dilakukan dalam beberapa fase.

Fase pertama, yang dijadwalkan pada awal 2024, akan memperkenalkan pemindaian kode QR sebagai pengganti pemindaian paspor di pos pemeriksaan darat. Kode QR yang sama akan dapat digunakan untuk perjalanan selanjutnya tanpa perlu memperbarui detail paspor pelancong.

Baca Juga  APA YANG ISTIMEWA DARI SEOUL KOREA SELATAN?

Fase kedua, yang direncanakan dimulai pada tahun 2026, akan melibatkan pengenalan enam jalur otomatis di Tuas Checkpoint. Ini akan memungkinkan wisatawan untuk memindai kode QR yang dihasilkan dan menunjukkan identitas geometrik mereka untuk verifikasi identitas.

Dengan demikian, petugas tidak perlu lagi ditempatkan di setiap jalur mobil, yang akan meningkatkan efisiensi pemeriksaan imigrasi di Singapura.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here