Destinasi Wisata di Indonesia: Dari Layar Kaca ke Keindahan Nyata yang Mengagumkan

0
80
Ubud, Bali yang jadi lokasi syuting Eat Pray Love by Frans Daniels

Indonesia, negeri yang kaya akan budaya dan alamnya, tak hanya memikat para pelancong untuk berlibur, tetapi juga menarik perhatian industri perfilman Hollywood. Keindahan alam yang memesona, arsitektur unik, serta tradisi dan budaya yang kental, semuanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembuat film internasional. Tak mengherankan, beberapa tempat wisata di Indonesia telah bertransformasi dari sekadar tempat syuting menjadi destinasi wisata yang memukau dan tak terlupakan.

Mengungkap Keindahan Dari Layar Kaca ke Dunia Nyata

  1. Jakarta dan Bali dalam Film “Blackhat”

Pada tahun 2015, Jakarta dan Bali menjadi lokasi syuting film Hollywood “Blackhat” yang dibintangi oleh Chris Hemsworth. Film ini memilih Monas dan Masjid Istiqlal di Jakarta serta indahnya Bali sebagai latar adegan penting. Memilih Masjid Istiqlal sebagai lokasi syuting memberikan kesan budaya dan agama yang kuat dalam film. Di Bali, lebih dari 5.000 penduduk setempat turut serta dalam adegan upacara adat, menciptakan pengalaman yang autentik dan menarik.

  1. Candi Borobudur dalam Film “Java Heat”

Magelang, Jawa Tengah, menjadi destinasi syuting untuk film Hollywood “Java Heat” pada tahun 2013. Candi Borobudur yang terletak di Magelang menjadi salah satu lokasi utama dalam film ini. Pemilihan Candi Borobudur sebagai lokasi syuting menggambarkan kekaguman akan keindahan bangunan klasik dan pentingnya warisan budaya internasional.

  1. Candi Prambanan dalam Film “Beyond Skyline”

Candi Prambanan di Yogyakarta juga menjadi pilihan lokasi syuting dalam film Hollywood “Beyond Skyline.” Dalam film ini, Candi Prambanan menampilkan arsitektur megah dan reruntuhan alam yang sesuai dengan cerita film. Selain itu, Infinite Studio Batam, sebagai fasilitas syuting berstandar internasional, juga ikut berkontribusi dalam proses pembuatan film ini.

  1. Bromo dan Belitung dalam Film “After the Dark”
Baca Juga  Putri Ariani Berhasil Melaju ke Babak Final America's Got Talent

Film “After the Dark” (2014) menampilkan keindahan alam Indonesia, termasuk Gunung Bromo dan pulau Belitung. Kawasan Pasir Berbisik di Bromo menjadi latar adegan dengan pemandangan gunung yang memesona, sementara Belitung menampilkan pantai dan batu-batu besar yang unik.

  1. Ubud dalam Film “Eat, Pray, Love”

Julia Roberts membawa keindahan alam, budaya, dan tradisi Bali dalam film “Eat, Pray, Love.” Tempat-tempat seperti Pasar Seni Ubud, Hutan Monyet, Tegalalang, Pantai Padang Padang, dan rumah Ketut Liyer menjadi latar yang memukau dalam film ini.

Mengubah Layar Kaca Menjadi Pengalaman Nyata

Transformasi tempat-tempat syuting menjadi destinasi wisata menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan. Dari keindahan alam hingga kedalaman budaya, setiap lokasi menawarkan pandangan baru tentang Indonesia yang tak pernah terlihat sebelumnya. Keberadaan tempat-tempat ini juga memberikan dampak ekonomi positif pada masyarakat lokal, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, serta menghadirkan kesempatan untuk menikmati pesona nyata di balik layar kaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here