Desa Ketapanrame di Mojokerto Raih Gelar Desa Wisata Terbaik ADWI 2023

0
112
Suasana pagi di Desa Ketapanrame by sumbergempong.id

Mojokerto – Desa Ketapanrame baru-baru ini meraih penghargaan prestisius sebagai Desa Wisata Terbaik pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Gelar ini tidaklah terlalu mengherankan mengingat desa ini memiliki sejumlah daya tarik yang luar biasa.

ADWI 2023 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pengumuman pemenang digelar dalam perayaan yang berlangsung di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Minggu (27/8/2023). Desa Ketapanrame berhasil mengalahkan 74 desa pesaing yang masuk dalam nominasi.

Terletak di wilayah Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Desa Ketapanrame terdiri dari tiga dusun, yakni Dusun Ketapanrame, Dusun Sukorame, dan Dusun Slepi.

Menurut data dari website resmi desa ini pada Kamis (7/9/2023), luas wilayahnya mencapai sekitar 345.642 hektar. Desa ini berjarak sekitar 45 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Mojokerto dan sekitar 60 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

6 Fakta Menarik tentang Desa Ketapanrame:

Terletak di Lereng Gunung: Desa Ketapanrame berada di dataran tinggi dengan kontur pegunungan yang memukau. Ketinggian wilayahnya berkisar antara 800 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut.

Keindahan alamnya diperkaya oleh posisinya yang strategis di antara dua gunung terkenal, yaitu Gunung Penanggungan dan Gunung Welirang.

Suhu Sejuk: Desa Ketapanrame memiliki curah hujan yang tinggi, menghasilkan aliran sungai besar dengan debit air yang cukup melimpah. Cuaca di desa ini pun terasa adem dengan suhu berkisar antara 18 hingga 21 derajat Celsius, menjadikannya tempat yang ideal untuk wisatawan yang mencari ketenangan.

Beragam Pilihan Wisata: Kemenangan Desa Ketapanrame dalam ADWI 2023 tidaklah mengherankan mengingat beragam atraksi wisata yang menarik yang ada di sini. Desa ini menawarkan berbagai jenis wisata, termasuk alam, buatan, budaya, dan edukasi.

Baca Juga  Menyingkap Keajaiban Alami Keindahan Danau Toba

Wisata alamnya meliputi tempat-tempat seperti Wisata Sawah Sumber Gempong, Air Terjun Dlundung, Kebun Kopi, dan Jelajah Alas.

Di sisi lain, wisata buatan seperti Taman Ghanjaran dan Taman Kelinci juga tersedia. Tidak hanya itu, wisata edukasi seperti tanam padi, bajak sawah, pembuatan jamu, budidaya maggot, pengelolaan sampah juga bisa dinikmati di desa ini.

Produk Unggulan: Selain daya tarik pariwisata, Desa Ketapanrame juga dikenal karena produk unggulannya berupa olahan jamu dan kopi. Pengunjung dapat membeli produk-produk ini dan bahkan belajar langsung melalui paket wisata yang tersedia.

Spot Staycation: Pengunjung dapat merasakan pengalaman bermalam di Desa Ketapanrame. Terdapat pilihan kemping di kawasan Camping Ground Sumber Gempong, yang dilengkapi dengan fasilitas umum seperti kamar mandi, mushola, persewaan alat, area makan, dan akses WiFi.

Alternatif lainnya adalah tinggal di berbagai homestay yang tersedia di desa ini dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 180 ribu hingga Rp 350 ribu.

Pendapatan Miliaran dari Wisata: Desa Ketapanrame mengambil pariwisata dengan serius, bahkan memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara Welirang yang mengelola berbagai tempat wisata seperti Taman Ghanjaran dan Sumber Gempong.

Desa ini berhasil menghasilkan pendapatan yang fantastis dari sektor pariwisata, dengan laba bersih BUMDes mencapai Rp 2,4 miliar dan targetkan mencapai Rp 3 miliar di tahun ini.

Desa Ketapanrame merupakan contoh nyata tentang bagaimana pengelolaan pariwisata yang baik dapat memberikan manfaat besar kepada komunitas lokal.

Dengan keindahan alamnya, beragam atraksi wisata, produk unggulan, dan layanan akomodasi yang beragam, desa ini patut menjadi destinasi wajib para wisatawan yang ingin merasakan pesona alam dan budaya Jawa Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here